Riwayat Hidupku

Bismillahirrohmanirrohim,
Riwayat Hidup.

Nama: Rina Febriyani

1991: Lahir dari orang tua bernama Tokadri dan Nirwana, Bapak bekerja sebagai PNS dan mamak Ibu Rumah Tangga.

Aku waktu kecil, tidak tahan pedas aku bisa makan cabe yang ada di indomie saja waktu SD, begitupun toilet training aku bisa tidak ngompol malam bahkan hingga aku lulus SD.

Waktu SD jadi anak masjid, pemain rebana anak-anak diantara orang dewasa.

Cita-citaku waktu SD ingin masuk sekolah pesantren seperti temanku, tapi tidak terwujud. Karena orang tuaku tidak mengizinkan. Pesantren yang aku mau saat itu tidak jauh dari rumahku kurang lebih jaraknya 500 M dari rumahku, Pesantren Darussalam Kepahiang namanya.

Aku masuk ke SMP Negeri 1 Kepahiang, lalu ke SMA Negeri 1 Kepahiang. Waktu SMP aku masih mau juga masuk ke pesantren ketika SMA tapi tetap tidak terwujud dan temanku yang ku lihat dari pesantren ketika SMP tidak melanjutkan SMA nya ke pesantren.

Ketika SMA aku bercita-cita ingin menjadi seorang Bidan, jadi ketika SMA aku pacaran 1 kali itupun hanya 3 bulan. Karena aku pemalu. Aku pernah pulang bareng dengannya terus kami disoraki oleh tukang ojek yang lewat, saking malunya kami berdua. Dia lari ke kanan aku lari ke kiri pulang kerumah masing-masing. Sekarang laki-laki itu sudah jadi dokter.

Lalu impianku itu tidak terwujud lagi, aku lulus di bagian Keperawatan di kampus AKKES SAPTA BAKTI BENGKULU kala itu nama kampusnya. Aku sedih, karena aku sangat ingin kuliah kebidanan tapi aku lulus di Keperawatan. Aku menuliskan kalimat-kalimat yang memotivasiku untuk menerima kenyataan. Karena aku bisa lanjut kuliahpun sudah harus bersyukur, karena kala itu orang tuaku lagi ribut besar bahkan hingga bercerai. Sedang aku kala itu kelulusan SMA. Aku bahkan ke Bengkulu cari kuliah sendiri, daftar sendiri, tanpa di dampingi oleh orangtua. Syukur Alhamdulillah orang tuaku punya kenalan di Bengkulu, waktu kecil aku bertetangga dengan mereka, jadi lumayan kenal mereka, disanalah aku menginap, dirumah ayuk Mika. Saat itu beliau kuliah Kebidanan di Poltekkes. Jadi ketika aku lulus di Keperawatan aku sedih sekali, usahaku pergi ke Bengkulu untuk kuliah naik travel, naik angkot menuju kampus-kampus kesehatan yang ada di Bengkulu tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan.

Alhamdulillah aku menjalani kuliahku dengan baik, aku masuk kuliah tahun 2009 lulus pada tahun 2012. Aku waktu SMA Bertekad tidak akan pacaran, aku ingin mewujudkan cita-cita ku. Namun ternyata selain cita-citaku tidak terwujud, tekadku yang inipun ikut tidak terwujud. Aku ikut-ikutan temanku, aku ikutan pacaran, karena dulu waktu kuliah aku penakut, aku tidak berani tinggal di kosan sendiri. Sedangkan setiap malam minggu mereka ada yang pacaran, ada yang pulang kampung. Aku pernah nangis saking ketakutanya karena ketika aku bangun tidur di kosan yang berlantaikan dua, dihuni oleh 6 orang, ternyata dikosan itu tinggal aku sendiri sedangkan hari sudah gelap dan pintu kosan terbuka. Aku langsung pergi ketempat teman-temanku, tapi merekapun tidak ada dikosan. Akhirnya aku menunggu teman-temanku diwarung di depan kosanku hingga teman kosanku ada yang pulang.

Karena itulah aku selalu jadi bullyan, mereka menyuruh aku pacaran biar aku punya teman dan tidak tinggal sendiri ketika malam minggu. Karena di kosan kala itu, tidak boleh menerima tamu laki-laki, bila ada tamu laki-laki silahkan duduk diluar, jadi mereka pacaran di lihat orang yang lewat. Jadi teman-temanku selalu keluar jalan-jalan bila malam minggu. Tidak mau mereka menemani aku dikosan. Jadi setiap malam minggu aku selalu memikirkan apakah aku akan di tinggal lagi malam ini, sedangkan aku penakut.

Dan akhirnya aku pacaran juga, itupun karena temanku. Mereka yang balas pesannya, karena mereka membully aku. Mereka bilang aku tidak ada yang mau, makanya aku tidak pacaran. Untuk membuktikan bahwa itu tidak benar, lalu aku tunjukan isi hpku pada mereka. Bahwa banyak laki-laki yang kirim pesan padaku untuk kenalan tapi tidak aku balas. Lalu mereka membaca pesan itu satu persatu dan ternyata tidak hanya dibaca tapi mereka yang balas pesan itu. Dan salah satu isinya pada pesan laki-laki yang mengajak kenalan itu, di balas oleh mereka silahkan datang ke kosan malam ini, itu ketemuan. Mereka ketik beserta alamatnya.

Karena pesan itu sudah terkirim oleh mereka dan di balas iya. Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Aku memiliki ide, setidaknya perkataan mereka yang membully, aku tidak ada yang mau sudah terbukti tidak benar, banyak yang ngajak kenalan tapi aku yang tidak mau. Lalu ideku, agar laki-laki itu tidak tertarik padaku, aku akan pakai baju tidur dan tidak dandan sama sekali. Dan teman-temanku antusias sekali menunggu moment malam ketemuan itu. Laki-laki itu datang dengan sangat kerennya tidak bisa aku berkata-kata, sedangkan aku pakai baju tidur. Setelah pertemuan itu, teman-temanku memberikan komentarnya, ganteng rin. Alhamdulillah setidaknya aku tidak di bully lagi. Itulah niat awalnya, tapi ternyata berbeda dengan laki-laki itu.

Dia malah tertarik padaku dan tidak berhenti menghubungiku. Hingga akhirnya dia mengajakku pacaran, terus aku bilang. Apa yang bikin kamu suka aku? Dia bilang, dia baru pertamakali ketemuan sama wanita yang dia hanya pakai baju tidur. Biasanya mereka cantik-cantik, dandan. Yang ini tidak. Aku langsung kaget, mengapa jadinya seperti ini. Kalian tau apa yang aku suka dari laki-laki ini? Karena ibunya guru agama. Jadi dia menyentuh sisi yang kurang dariku, mimpiku yang tidak terwujud ingin masuk sekolah pesantren. Akupun tergoda. Akupun pacaran.

Setelah 5 tahun pacaran dan dia lulus PNS dia di jodohkan oleh orangtuanya kepada wanita lain tahun 2015, kerena keluargaku broken. Aku sabar menerima itu, karena aku mengagumi ibunya. Aku tidak marah. Tapi aku tetap sakit hati. Terluka. Orang yang aku kagumi, melukaiku. Aku mau marah tidak bisa. Jadi aku menyimpan lukaku sendiri. Untuk menghormati keputusan ibunya, tiapkali anaknya menggangguku padahal sudah menikah dan memiliki anak. Aku beri nasihat anaknya. Aku hina anaknya, agar dia menjauhiku. Agar dia berhenti mengganggu aku. Bahkan agar istrinya tenang, aku bilang aku bersyukur dia jodohmu bukan jodohku. Karena dia juga ikut-ikutan mengangguku.

Setelah lulus kuliah pada tahun 2012, aku bekerja di Puskesmas Kepahiang selama beberapa bulan, lalu di praktek Dokter Ratna Siagian selama 4 Tahun dari Tahun 2013-2017 dan double job di klinik Betesda Kepahiang selama 1 tahun dari 2015-2016. Aku memiliki kebiasaan buruk, bila aku sakit hati aku akan mencari pengalihan dari rasa sakit hatiku pada hal lain. Seperti menyibukan diri hingga aku lelah, contohnya aku mengambil pekerjaan double job. Selain karena alasan kala itu dokter Ratna Siagian akan pindah ke Palu, Sulawesi. Untuk ikut suaminya yang kerja di sana jadi aku di perbolehkan untuk mencari pekerjaan sambilan lain agar nanti ketika dokter Ratna Siagian siap pindah, aku sudah ada pekerjaan.

Tidak hanya itu caraku membuat tubuhku lelah, disinilah moment aku mewujudkan cita-citaku waktu SMA yang tidak terwujud. Naik gunung. Waktu SMA Esktra Kurikuler satu-satunya yang aku ikuti dan konsisten adalah Pecinta Alam. Tapi dari orang tuaku memiliki syarat, aku tidak diperbolehkan kamping, padahal itu yang paling ku suka. Aku suka tidur beralas bumi beratap langit, bagiku itu rumah termewah tenda, ku sebut hotel bintang seribu. Kendaraan terbaik adalah kakiku sendiri. Tapi aku hanya boleh ikut kegiatan yang siang hari.

Pernah ada kegiatan Pecinta Alam latihan menuju destinasi wisata air terjun Curug Mbun lewat rute lain, bukan jalan biasanya yang beraspal. Membawa bekal seadanya, sekalian belajar Survival di perjalanan mencari makanan dari alam. Perjalanan yang dilalui mulai dari turun gunung, naik gunung, lewat sawah, perumahan, perkebunan, nyebrang sungai, hingga akhirnya aku di gigit lebah. Memang indah pemandangan yang di lalui tapi resikonya, badanku ada yang bengkak. Melalui temanku di Pecinta Alam inilah aku jadi kenal anak guru agama yang aku bilang diatas itu. Karena mereka satu kampus, anak Penjaskes.

Aku memulai kamping pertamaku di bukit kaba pada tahun 2015 tepat ketika aku ditinggal menikah oleh anak guru agama itu. Padahal aku penakut, tapi dengan rasa sakit hati itu, takutku jadi hilang. Kamping pertamaku tidak seindah yang aku harapkan, malam itu hujan lebat tidak ada bintang, jadi malam itu bukan hotel bintang seribu tapi malam kebanjiran. Aku kedinginan, menggigil dan kelaparan. Hingga paginyapun masih diselimuti kabut putih yang tebal, alampun tidak bersedia menampakan keindahannya padaku dari puncak ketinggiannya. Itulah perjalanan pertamaku mengalahkan rasa takutku. Hingga akhirnya aku mendaki Bukit kaba sudah 6 kali, gunung dempo 1 kali, gunung Kerinci 1 kali, bukit hitam 1kali. Hingga akhirnya aku melihat berbagai keindahan ciptaannya, melihat ke-EsaaNya melalui ciptaanNya.

Hikmah yang aku dapat dari Tafakur, Taddabur dan Tasyakur Alam:
Tempat diajarkan bukti nyata bahwa diatas langit masih ada langit. Gunung

Kabut putihpun tak bisa ku tembus layakkah ku gunakan mata ini untuk menilai orang lain?.

Bagai bintang yang ada di dalam bayangan air padahal sebenarnya dia berada di angkasa nan tinggi.

Melihat rembulan saja aku sudah sangat terpesona sedang kabarnya wajahnya lebih indah dari rembulan.

Dari ketinggian lampu kerlap kerlip kota menyaingi langit namun semewa-mewa kehidupan dikota disana tidak memiliki bulan. Tetaplah langit jadi pemenang, yang asli akan selalu jadi pemenang daripada copyan.

Semakin pekat gelapnya, ingatlah tidak lama lagi matahari akan terbit.

Hei ayolah jangan hanya melihat dirimu sendiri, lihatlah lebih jauh, kita semua punya beban.

Uang diatas sana tidak ada harganya. Gunung

Dari mengikuti Pecinta Alam inilah aku mendapatkan ilmu tentang Survival dan Stop.

Pada tahun 2017 aku diterima kerja di RSU UMMI BENGKULU, setelah orientasi selama 1 bulan, lalu pada bulan berikutnya aku mendapatkan penempatan kerja di Ruang Kamar Operasi. Alhamdulillah cita-citaku yang dahulu ingin jadi bidan Allah wujudkan melalui ini, karena tidakan kerja di kamar operasi salah satunya membantu persalinan ibu dengan operasi SC. Maha Baik Allah.

Uang hasil dari aku bekerja ku gunakan untuk mewujudkan Cita-citaku yang lain, aku pertama kali menggunakan hijab ketika aku lulus kuliah dan sudah kerja pada akhir tahun 2012. Uang hasil kerja itulah aku gunakan untuk menggantikan seluruh pakaianku dengan yang menutup aurat. Aku ingat sekali di buku catatan kala itu. Apapun yang terjadi Rin, jangan lepaskan jilbabmu. Ingat perjuanganmu untuk menutup aurat penuh perjuangan. Dari kecil ini impianmu. Tapi baru bisa diwujudkan sekarang, dengan jerih payah hasil keringat sendiri. Saat itu aku langsung mau pakai hijab syar'i tapi aku malu karena saat itu aku masih pacaran. Dengan berakhirnya pacaran itu, aku menggantikan pakaianku dengan yang hijab syar'i.

Selain membaca terjemahan Al-Qur'an dan Tafsirnya aku membeli buku agama yang kecil-kecil. Contohnya: Hadist Arba'in, tata cara sholat dan wudhu nabi, dll. Lalu aku baca dan aku amalkan. Saat itu di Kepahiang aku belajar ngaji membaca Al-Qur'an kepada Cik Leny, setiap kali aku pulang kerja jam 8 malam. Aku murid paling dewasa kala itu, yang lain pada kecil-kecil anak SD. Hingga aku dipertemukan oleh Allah kepada seorang teman, yang mengajakku naik gunung dempo. Setelah pendakian itu, dia posting tempat belajar ngaji yang bernama Khairunnas melalui aplikasi Smartphone yang digunakan kalau itu masih BBM. Akupun bertanya mengenai tempat Tahsin itu, karena nama tempat Tahsin itu menarik hatiku. Mengapa? karena sama dengan Motto hidupku yang aku dapatkan dari membaca kitab Hadist Arba'in. Dan Motto ini juga aku tulis di Blogger ku yang aku buat pada tahun 2014, dengan nama pena Dandelionateki, karena aku bercita-cita ingin menjadi seorang Penulis.

Lalu aku berdoa kepada Allah.
Yaa Allah dokter Ratna Siagian akan pindah ke Palu, Sulawesi, untuk ikut suaminya yang bekerja disana. Aku sudah di izinkan bila ingin cari pekerjaan lain. Berilah Rina pekerjaan di Bengkulu saja Ya Allah, Rina mau belajar Tahsin Di Khairunnas. Rina suka namanya, sama dengan motto hidup Rina, Rina mau jadi sebaik-baik manusia. Bila Rina bolak-balik dari kepahiang hanya untuk belajar Tahsin di Khairunnas Bengkulu setiap minggu, terlalu berisiko karena Rina perempuan. Berilah Rina perkerjaan di Bengkulu saja Ya Allah, biar Rina bisa ikut belajar Tahsin di Khairunnas.

Dan Allah kabulkan. Aku diterima kerja kerja di RSU UMMI BENGKULU pada tahun 2017 dan pada tahun yang sama aku langsung ikut daftar kelas Tahsin di Khairunnas dan membentuk Halaqoh Shaff Muslimah Bengkulu bersama teman Tahsinku. Hingga setelah 2 semester aku belajar Tahsin di Khairunnas aku baru tau ternyata tempat aku berkerja dan tempat aku belajar Tahsin yang punya satu orang yang sama. Dan bukan hanya itu aku dan beliaupun sering bertemu ketika operasi. Dan saat itu aku yang sangat menghormati orang-orang shalih, aku menyebutnya "Inspirasi yang selalu ada di depan mata" Aku sangat mengaguminya. Selain aku yang tidak memiliki figur orang tua yang untuk di jadikan teladan dalam agama jadi ketika melihat orang shalih di luar sana, aku langsung menganggumi. Beliaupun suka panggil aku ustadzah. Teman-temanku bilang Rina ni anak kesayangan Ayah (Dr.Yudho).

Selama aku berkerja di RSU UMMI BENGKULU hingga Tahun 2024, aku selalu ikut daftar kelas Tahsin tiap semesternya, kecuali ketika aku jatuh sakit namun ketika aku sudah pulih dan masuk kerja kembali aku daftar ikut kelas Tahsin lagi. Begitupun Halaqoh Shaff Muslimah Bengkulu, kami menemukan seorang Murobbi yaitu mbak Atiq Muslimaenih. Dari beliaulah kami Shaff Muslimah Bengkulu diajarkan menggunakan kitab Riyadhus Shalihin, Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq dan Ihya Ulumuddin. Dengan mengundang seorang ustadz yang bernama Ustadz Bastari M. Ag. Dirumah tahfidz beliau mbak atiq, rumah tahfidz Nurul Fikri. Kami tinggal datang, duduk, belajar. Fasilitas dan uang transportasi sang guru, mbak Atiq Tilawatil Muslimaenih yang biayai. Semoga jadi amal jariyah bagi beliau. Halaqoh itu berhenti ketika adanya Covid-19 pada tahun 2021, karena dari pemerintah dilarang adanya perkumpulan. Setelah covid-19 berakhir, aku mengikuti halaqoh bersama ustadzah Uswatun Hasanah, halaqoh itu di beri nama pada awalnya Rabu bahagia pada tahun 2022, lalu aku jatuh sakit istrahat kerja selama 14 bulan dan ketika aku masuk kerja kembali ustadzah Uswatun mengajak untuk ikut halaqoh kembali, nama halaqoh saat itu kami beri nama senin berkah.

Aku juga mengikuti belajar ngaji berbayar di banyak tempat, baik itu offline ataupun online salah satunya di Yayasan Qur'an Alfida, belajar bedah kitab Ta'limul Muta'alim secara Offline. Ikut belajar Pola Pertolongan Allah (PPA) secara Online. Kelas online belajar jadi istri di sekolah Rumah Tangga, ikut kelasnya sudah dari tahun 2021 sekarang 2025 aku masih single juga, semoga usahaku ini untuk menjadi wanita shalihah berbuah pahala disisi Allah. Aamiin.

Dan ada juga kajian gratis lainnya yang aku ikuti, seperti Tabligh Akbar, kajian online di youtube, dll. Aku ingin mengamalkan isi hadist yang terdapat pada kitab hadist Arba'in yang aku beli ketika itu.

Hadist ke 12,
Menyibukkan Diri dengan Sesuatu yang Bermanfaat.
Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah Shollallahu 'alaiHi WA Sallam berkata, Rasulullah Shollallahu 'alaiHi WA Sallam. bersabda,
Diantara (tanda) kebaikan keislaman seseorang adalah ia meninggalkan perkara yang tak berguna baginya.
Hadist hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi dan yang lainnya.

Menggunakan waktu, tubuh, tenaga, uang dan fikiran, pada hal yang bermanfaat. Semoga bernilai pahala disisi Allah. Aamiin

Inilah kisah hidupku yang membahagiakan bagiku hingga tahun 2024. Lalu semua berubah, ketika tahun 2025.

Allah tunjukan kepadaku kebenaran yang terjadi, aku di hizib Nashor 2 kali, pertama kali ketika dr. Heny Widiastuti selalu direktur RSU UMMI BENGKULU kala itu mundur dari jabatannya. Dalam Islam barang siapa yang mendukung penguasa zalim tetap berkuasa bearti ia telah setuju Allah di maksiat dibumi-Nya. Aku benar-benar tidak menyangka, mereka yang salah kasih SP, tidak menegakkan kebenaran dan keadilan. Aku pula yang di Hizib Nashor. Alhamdulillah kalau itu aku mendapatkan ilmu dari aku belajar kitab Riyadhus Shalihin, yaitu bertawasul dengan amal shalih. Setelah beristirahat kerja selama 14 bulan aku masuk kerja kembali, aku perlahan pulih. Alhamdulillah aku menyelesaikan kuliah S.Kep ku, lalu aku melanjutkan kuliah ke jenjang profesi Nurse sambil bekerja di RSU UMMI BENGKULU.

Dan ketika aku risign kerja dari RSU UMMI BENGKULU pada juni 2024, mereka salah kasih sanksi lagi, mereka langsung ganti SDM & manager lainnya, lalu aku di Hizib Nashor lagi. Tidak hanya itu, Ales Eka Putra pun dari Mekkah Al-Mukarramah, dari tempat yang paling sakral di dunia yaitu Arafah membantu RSU UMMI BENGKULU mendoakan keburukan padaku. Setelah meminta maaf kepadaku atas kesalahan & khilaf bila ada selama bekerja, lalu beliau tulis postingan "All is Comeback to you".
Ini adalah selogan yang di dapat ketika mengikuti kajian pada RSU UMMI BENGKULU pada Tahun 2019 di hotel Madeline dengan tema Hijrah.

Pada Hadist Arba'in  yang ke 32,
Larangan Berbuat Mudharat.
Abu Sa'id bin Malik bin Sinan Al-Khudriy ra. berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam. bersabda.

Janganlah kalian saling merugikan.

H.R Ibnu Majah. Daruquthni dan lain-lain, hadits ini hasan, juga diriwayatkan oleh Malik dalam kitabnya Al-Muwattha' sebagai hadits mursal, dari Amerika bin Yahya, dari bapaknya, dari Nabi Shollallahu 'alaiHi Wa Sallam. dengan begitu dia meniadakan Abi Sa'id. Hadits ini mempunyai beberapa jalur, Tiap-tiap jalur menguatkan yang lain)

Setelah hari risign kerja itu aku berasa di intai malaikat maut, kemana aku pergi rasanya tidak nyaman. Hingga ketika akhir tahun 2024 aku masih belum tau apa yang sebenarnya terjadi padaku, jadi aku ingin mengajak teman-temanku jalan-jalan. Salah satunya Pratama Wijaya, Ales Eka Putra, dll. karena waktu aku masih kerja di RSU UMMI BENGKULU teman-teman yg lain mereka ada nanya tempat Air terjun Tri Muara Karang Belitar, Curup, padaku. Karena aku sudah pernah kesana, jadi mereka bertanya kepadaku. Mereka ingin pergi jalan-jalan kesana. Karena ku lihat mereka suka jalan-jalan, pada Desember 2024 aku mau ikut open trip ke Air terjun Sembilan Tingkat Bengkulu Utara jadi aku ingin mengajak mereka siapa tau ada yang mau ikut. Tapi yang terjadi, ketika aku mengajak Kk Ales Eka Putra, dan dia bilang Iya & mau ajak yang lain juga termasuk teh Winda, aljan, dll. Terus aku bilang ajaklah kk makin rami makin seru. Karena saat itu mau ikut Open Trip. Tapi ternyata beberapa hari setelah itu Ibu kk Ales meninggal, lalu kk ales posting status IG sukun=mati. Sejak saat itu aku disiksa secara fisik, sekarang sudah akhir tahun 2025 sudah hampir genap 1 Tahun. Aku di serang secara spritual, secara ghaib, aku terkapar berbulan-bulan.

Sudah di Hizib Nashor oleh RSU UMMI BENGKULU, aku membaca postingan ales eka putra itu. Karena sudah menyakiti fisik aku membela diriku. Aku Amar Ma'ruf & Nahi Mungkar. Pembela kebenaran & Musuh Para Pengikut Kebatilan. Aku mau menuntut secara hukum, aku sudah tidak punya uang. Aku juga pernah ke kantor BPJS KETENAGAKERJAAN setelah risign untuk menanyakan perihal jaminan kecelakaan kerja, jawaban Staffnya & pihak RSU UMMI BENGKULU, tidak bisa di klaim.

Bersama Allah & Rosulullah aku beranikan diriku. Sebagaimana firman Allah pada QS. Al-Baqarah, Allah berfirman pada ayat-Nya, Janganlah kamu takut kepada orang yang dzalim takutlah hanya kepadaku saja. Begitu firman Allah.

Takut hanya kepada Allah saja.
Bismillahirrahmanirrahim.
Mahasuci Allah dari perbuatan Aniaya. Aku bertasbih kepada-Nya dan aku memujinya.

Dan Milik Allah lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan di kembalikan. 


Buat garis besar Anugrah dan nikmat-nikmat Allah selama hidup, jadilah hamba Allah yang berbahagia sekaligus beruntung. Aamiin

Baik dikala berada ditempat tidur, dipasar, tatkala sehat, sewaktu sakit, pada saat mendapat kenikmatan dan kesenangan, di waktu kaya ataupun miskin, disaat luang ataupun sibuk, ketika menderita dan mendapat cobaan, baik ketika hidup ataupun mati. Aamiin

Semoga di kuburan Allah terangi dengan cahaya Amal ketika hidup dan ditempat kembali Allah wariskan Surga yang penuh kenikmatan. Aamiin. 

Allah kumpulkan disurga Ad'n bersama keluarga dan para shalihin. Aamiin.

Allah beri Rumah disurga beserta tanamanya lalu Allah Izinkan melihat wajah-Nya dan Rasul-Nya. Aamiin

Motivasi hidupku. ❤

Bismillah. 

Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh Alam. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Planing

Hutangku